Rabu, 14 Oktober 2015

Contoh laporan prakerin Di yomart

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1        Latar Belakang Praktek kerja industri


       Dalam rangka untuk mendekatkan kesesuaian antara mutu dan tamatan pendidikan sekolah menengah kejuruan (SMK) perlu adanya dukungan dari berbagai pihak yang terkait dengan bidang keahlian yang dibutuhkan oleh lapangan kerja. Salah satu pihak yang ikut serta dalam menghasilkan tamatan dan mutu pendidikan yang berkualitas dan berdedikasi tinggi serta berdisiplin ilmu adalah pihak DU/DI (dunia usaha/dunia industri).
       Pelajaran praktek yang didapatkan dari sekolah masih belum ada artinya jika para siswa tidak dibekali/diberikan Praktek Kerja Lapangan seperti yang terjadi langsung di dunia usaha/dunia industri. Kegiatan belajar seperti ini masih belum cukup untuk bisa menyiapkan tenaga kerja yang professional dalam bidangnya. Oleh karena itu perlu adanya suatu kegiatan belajar dalam bentuk lain  di sekolah yang berbentuk  Praktek Kerja Industri.
       Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) merupakan sarana yang paling tepat bagi para siswa untuk mengetahui dan mempraktekkan secara langsung bagaimana proses produksi yang sedang berlangsung di sebuah industri dan juga sebagai tahapan awal untuk beradaptasi sebelum nantinya para siswa bekerja setelah keluar dari sekolah. Dengan begitu, siswa diharapkan dapat meningkatkan kegiatan belajarnya di sekolah dengan berpijak bahwa kalau mereka nantinya bekerja di dunia usaha/dunia industri sudah betul-betul siap dan matang, sebab para siswa lebih dahulu mendapatkan pengetahuan dan pengalaman tentangsituasi dan kondisi pada saat melaksanakan Praktek Kerja Industri.

 

 

 

 

 

1.2.    Tujuan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN)

Penyelenggaraan praktik kerja industri (PRAKERIN) pada SMK bertujuan untuk:

1.      Menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas, yaitu tenaga kerja yang memiliki  tingkat pengetahuan, keterampilan, etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan pekerjaan.

2.      Memperkokoh link and match antara SMK dan dunia kerja.

3.      Meningkatkan efektifitas dan efesiensi proses pendidikan dan pelatihan kerja berkualitas.

4.      memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan.

 

1.3  Waktu Tempat Pelaksanaan Praktik Kerja Industri

      Adapun tempat dan waktu pelaksanaan PRAKERIN yang dilaksanakan pada tanggal  02 Januari 2015 s/d tanggal 02 Maret 2015 dengan hari kerja dari senin s/d sabtu pada pukul 07.00 s/d 16.00. Yang bertempat di Yomart Ciparay 1   

 

TABEL JAM KERJA YOMART CIPARAY 1

NO

HARI

MASUK

PULANG

1

Senin

07.00 WIB

16.00 WIB

2

Selasa

07.00 WIB

16.00 WIB

3

Rabu

07.00 WIB

16.00 WIB

4

Kamis

07.00 WIB

16.00 WIB

5

Jum'at

07.00 WIB

16.00 WIB

6

Sabtu

07.00 WIB

16.00 WIB

 

1.4 Batasan Masalah

 

Dalam penulisan laporan Praktek Kerja Lapangan ini penulis membatasi masalah hanya meliputi tugas-tugas yang diberikan oleh pembimbing PKL di perusahaan PT. Griya Pratama Yomart Ciparay 1  yaitu “Cara menata produk dengan Baik dan benar”.

 

 

 

BAB II

GAMBARAN UMUM

2.1  Sejarah Perusahaan Industri

PT. Yomart Ciparay 1  merupakan  toko Yomart  pertama  yang  ada  di  Ciparay,  dibangun  sejak  12  juni  2004  yang  bertempat di jalan raya Ciparay dan letaknya sangatlah strategis yang berada ditengah-tengah pasar , konsumen tidak perlu pergi jauh hanya untuk berbelanja, karena lokasinya sangat dekat dengan pemukiman.

            Disekitar Ciparay terdapat tiga competitor kurang lebih 50m, yaitu Alfamart, Indomart, dan SB Mart yang merupakan toko yang patut diwaspadai memikat ketiga retail tersebut ialah lebih dahulu familiar dimata konsumen.

            Persaingan untuk menguasai bangsa pasar domestic tentunya tidak mudah, terlebih lagi jika toko yang lokasinya sangat berdekatan dengan competitor, terlebih lagi tentunya harus lebih mampu mengikuti perkembangan yang ada dimasyarakat.

            Ada beberapa factor utama agar konsumen menjatuhkan pilihan berbelanja di took atau mini market tertentu, diantaranya kelengkapan produk, harga,atmosfer toko dan pelayanan yang ramah dengan konsumen.

 

2.2  Visi dan Misi Perusahaan

VISI

“Tetap Menjadi Pilihan Utama”

MISI

v   Berkembang bersama masyarakat

v   Unik dan inovatif

v   Menguasai bangsa pasar dosmetik

v   Dikelola oleh sumber daya manusia yang kompeten

v   Berperan aktif dalam meningkatkan taraf hiduf komunitas

v   Mampu mengintegrasikan satuan bisnis strategis dengan didukung oleh 

 Teknologi

2.3  Struktur Organisasi Perusahaan

 

 



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 




 

 

 

 

 

2.4  TUGAS DAN KEWAJIBAN


A. KOORDINATOR WILAYAH (KORWIL) 
a) memonitoring seluruh wilayah
b) menghadiri undangan internal maupun eksternal


B. KEPALA TOKO
a) mengabsen semua karyawan
b) membuat Pahe , P-O-P , dan mini leaflet
c) membaca e-mail masuk dari pusat . apakah harga barang naik ataukah turun
d) membuat faktur omset tiap harinya 
e) memonitoring para karyawan
f) memberi arahan kepada kepada semua karyawan


C. ASSISTAN KEPALA TOKO
a) mengabsen semua karyawan
b) membuat Pahe , P-O-P , dan mini leaflet
c) membaca e-mail masuk dari pusat . apakah harga barang naik ataukah turun
d) membuat faktur omset tiap harinya .


D. TEAM LEADER
a) mengabsen semua karyawan
b) membuat Pahe , P-O-P , dan mini leaflet
c) membaca e-mail masuk dari pusat . apakah harga barang naik ataukah turun
d) membuat faktur omset tiap harinya .
e) bisa nge-back-up cassier. Apabila cassier tidak masuk

 
E.  PA/ CASSIER
a) menyeken barang yang akan dibeli oleh konsumen
b) stock opname harian (barang-barang yang rentan hilang)
c) membuat pengajuan Expaired dan pemusnahan barang
d) apabila tidak ada kerjaan/konsumen bisa membantu pramuniaga (P-A)


F. PRAMUNIAGA
a) membersihkan selling area
b) facing out
c) up-selling
d) display barang
e) membantu menurunkan barang


Ket: - perbedaan kepala toko dan ass.toko adalah kepala toko memiliki tanggung jawab yang sangat besar 
- perbedaan ass.toko dan team leader adalah team leader bisa nge-back-up menjadi cassier sedangkan ass.toko tidak bisa.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


2.5 PRODUK DAN JASA PERUSAHAAN

 

DEPARTEMEN

PRODUK DAN JASA PERUSAHAAN

DRINK

Buavita all variant , coca cola, fanta , sprite , big cola all variant

Teh kotak all variant , teh gelas , teh sosro ,

Kukubima , coolant , extra joss , larutan cap kaki 3

Larutan cap badak , kiyora , milk tea , nu grean tea ,  Q guava

Mogu-mogu , floridina , ale-ale , kiranti all variant , adem sari

Vegeta , segar dingin , okky jelly drink , kopi cap , real good ,

Sari kedelai , teh hijau , krating daeng , bintang zero , zhuzhu ,

Liang the cap panda , bear brand , teh kacang hijau , fresh fea

Hydro coco , sari asem , anlene , UHT kids , milky , indomilk

Ultramimi , Frisian flag , ultra milk , milo , hilo , ABC jambu

Nutria sari , Nescafe , jas-jus , yoa , netsle , ron 88 , perfect

Super O2 , supergride , good day , markisa pohon pinang

Vitlevite , wedang jahe , anget sari , VIT C1000 all variant

Yoss , pocari sweat , chingku , teh javana , aqua ,teh botol sosro

Teh pucuk harum , mizone all variant , dll


BREAKFAST

Yoa meises , safari , madu murni , madu rasa , madu nusantara

Sari kurma , energen all variant , super bubur , buyam

Samba , coco crunch , oatmeal , kopi good day , Nescafe , abc

White cofffe , kapal api , indomilk , enak , Frisian flag , luwak

White coffe , ABC mocca , ABC susu , nutria jell , agar-agar ,

Sari wangi , teh 2 tang , pandan , brownies , forvita , blue band

Chesa , mix 2 , mixcramer , sponge , black forest , Tropicana slim

Truf’s chocolate , chip-chip , sarden all variant , sosis ayam

Sosis sapi , sosis upin ipin sapi , sosis upin ipin ayam

Maestro mayonnaise ,  O’mayo 100gr , O’mayo 50gr

Margarine  , dll


COOKING OIL

Bimoli spc 2 liter , bimoli spc 1 liter , bimoli spc 5 liter ,

Bimoli 2 liter , bimoli 1 liter , bimoli 5 liter , bimoli 1\4

Vorvita 2 liter , sania 1 liter , sania 2 liter , sovia 2 liter avena 2L

Tropical 1 liter , tropical 2 liter , kunci mas 2 liter , avena 1 liter


NOODLES

Sedap mie all variant , sedap mie goreng all variant , pop mie

Indomie all variant , indomie goreng all variant , supermie

All variant , sarimi isi 2 all variant , royco sapi , royco ayam

Masako , sasa , garam , tom yam , bul gogi , yoa abon sapi

Saori saus tiram all variant , kecap abc botol , Abc reffil ,

Kecap bango botol , kecap bango reffil , kecap abc gold

Kecap sedap refill , rose brand , segitiga biru , segitiga kunci .k

Segitiga  , saus abc , mie ramen , saus cap tomat  ,

Kecap manis pedas , mie gelas , bihun , abc mie , abc all variant

Tapioca , gula batu , kara santan kelapa , cocomas , kar

Selasa, 06 Oktober 2015

Sistem Penerimaan Barang

Secara ringkas sistem manajemen gudang mengandung pemahaman :

pengelolaan dari aktifitas yang saling terkait dalam aktifitas penyimpanan barang sementara. Apa saja aktifitas penyimpanan barang itu? Penerimaan dari pemasok, Handling barang, pengeluaran barang ke tujuan adalah garis besar dari aktifitas penyimpanan. Saat ini gudang memiliki arti luas dan lebih dari sekedar tempat penyimpanan saja. Gudang itu sendiri tidak menambah nilai barang

secara langsung, tidak ada perubahan citarasa, bentuk, kemasan, dll. Intinya tidak ada kegiatan proses operasi pada barang, yang ada adalah aktifitas transportasi barang dari satu tempat ke tempat lainnya, itu secara umum kegiatan di Gudang. Beberapa aktifitas di dalam gudang secara sederhana

1.       Administrasi.

2.       Penerimaan barang.

3.       Penyimpanan barang.

4.       Pengepakan barang ke tempat yang dituju.

5.       Pengeluaran barang.

Aktifitas ini saling terkait, dan secara personalia harus dikepalai oleh satu orang, semisal Kepala bagian, Supervisor atau semacamnya. Tiap kepala bagian diharuskan menguasai pengendalian pada bagiannya, pengendalian yang harus dilakukan :

1.       Pengendalian Operasional

2.       Pengendalian Biaya

3.       Pengendalian Personalia

Operasional, Biaya dan Personalia saling berkaitan. Menurut saya penguasaan mendalam dan control ketat pada ketiga bagian itu akan melahirkan kondisi yang sehat bagi gudang, ketiga bagian ini perlu terus dikembangkan. Misalnya Pengendalian Personalia, jangan hanya puas dengan kondisi saat ini, jika dapat upgrade lah kemampuan anak buah dengan berbagai hal kreatif. Kepala bagian juga secara rutin berkomunikasi dalam satu forum besar, semisal briefing pagi, atau briefing target2 dan kesalahan- kesalahan yang masih ada. Karena tidak ada satu sistem kerja yang sempurna, selalu ada yang lebih baik. Meninjau secara umum system manajemen gudang sangat menarik bagi orang yang berkecimpung di dalamnya, mengapa? Paling tidak ada beberapa alasan :

1.       Dalam lingkup gudang SDM yang dihadapi level pekerja kasar dan sulit diatur, sehingga diperlukan sebuah pendekatan yang personal dan unik dibandingkan kantoran.

2.       Variabel yang ada sulit dikendalikan, sehingga kapasitas perlu diperbesar setiap hari dalam menangani masalah.

3.       Gudang sebagai pusat logistic namun tidak memberi nilai tambah secara langsung, sehingga prestasi kerja tidak begitu Nampak. Jadi sesempurnanya sebuah gudang, memang begitulah seharusnya dan bukan sebuah prestasi. Misal, biaya gudang harus di bawah 5%, sangat sulit, tetapi ketika kita mencapainya tidak ada prestasi tersendiri, lumrah. Beda dengan Sales yang bisa sekreatif mungkin memainkan angka-angka.

4.       Barang rusak dan hilang nilainya tinggi jika tidak ada pengendalian-pengendalian yang di manaje secara professional


Sistem Penerimaan Barang di Gudang

Penerimaan barang merupakan segala awal arus barang yang bergerak di gudang. Penerimaan barang dari pemasok atau rekanan memang kelihatan mudah, namun bila hal ini tidak memiliki system yang mengatur, maka bisa dipastikan akan mengganggu produktifitas. Berikut adalah hal-hal penting dalam penerimaan barang:

1.       Bukti pesanan barang dari Gudang (untuk memastikan pesanan barang dalam spesifikasi tepat)

2.       Bukti Tanda Barang diterima (untuk penagihan)

3.       Cek Bukti Pemesanan dengan Fisik Barang

4.       Cek Expired Date dan Kondisi Barang

5.       Memasukkan Barang ke Penyimpanan

Berikut contoh Flow chart Receiving :

Bukti Pemesanan (Purchase Order)

Ketika satu pihak memesan sejumlah barang ke pemasok, maka dia akan mengirimkan PO ke pemasok. Barang sesuai jumlah PO ini nantinya akan dibawa ke Gudang tempat yang disiapkan oleh si pemesan. Tim Gudang tentunya tidak selalu tahu jenis barang apa yang dipesan, oleh sebab itu tim Gudang perlu memastikan kesesuaian PO dengan fisik barang yang ada. Setelah PO diperiksa dan sesuai dengan seluruh item yang dibawa, maka selanjutnya dibuat Bukti Tanda terima Barang.

Bukti Tanda Terima Barang

Bukti Tanda Terima Barang serta Faktur akan berhubungan dengan penagihan uang. Bukti Tanda Terima barang akan dijadikan dasar oleh pihak supplier untuk menagih ke pemesan barang. Pentingnya untuk membuat Bukti Tanda Terima Barang ini asli dan ada tanda-tanda yang dilampirkan, semisal PO atau surat lain yang menjamin keaslian dokumen ini. Operasional Aktifitas operasional adalah bongkar barang, cek expired, cek kesesuaian pesanan serta memasukkan barang ke penyimpanan. Aktifitas operasional ini merupakan salah satu critical point, mengapa? Berikut beebrapa alasan versi saya :

1.       Bongkar muat barang yang dilakukan oleh kuli bongkar rawan membuat rusak barang atau resiko kehilangan barang karena dicuri.

2.       Cek kesesuaian barang dengan PO dan Expired date barang dilakukan oleh staff penerimaan barang yang biasanya memiliki sejumlah alasan untuk tidak melakukan aktifitas ini dengan sejumlah alasan seperti :

 supaya cepat, sudah kenal dengan pemasok, disiplin melakukan sistem, dll

Penerimaan Barang di gudang ‘rawan’ permainan dengan pihak supplier. Staff penerimaan tanpa diketahui oleh pemesan dapat melakukan deal-deal khusus yang merugikan pemesan dan menguntungkan pemasok. Jadi control yang ketat terhadap personil penerimaan cukup penting, hal seperti melakukan rotasi pekerjaan rutin serta bekerja dalam jumlah kecil serta pembatasan wewenang adalah hal-hal praktis yang bisa dilakukan.

Senin, 05 Oktober 2015

Manajemen Operasional

Manajemen operasional

Suatu usaha pengelolaan secara maksimal penggunaan semua factor produksi yang baik itu tenaga kerja (sdm) mesin peralatan tromaterial (bahan baku) dan factor produksi lainnya dalam proses transformasi untuk menjadi berbagai macam produk barang dan jasa.
Pekerja harus melaksanakan proses manajemen yaitu planning, organizing, pembentukan staf serta pengendalian

Orientasi : mengarahkan hasil proses manajemen kuantitas,kualitas, harga waktu serta tempat tertentuyg sesuai dengan permintaan user atau konsumen.

Tanggung jawab manager operasi
a. Menghasilkan barang dan jasa
b. Mengambil sebuah keputusan mengenai pungsi operasional serta system transfortasi
c. Mengkaji pengambilan sebuah keputusan dari pungsi operasional
Fungsu produksi dan operasional
a. Proses produksi serta operasional
b. Jasa penunjang dan pelayanan produksi
c. Planning
d. Controlling dalam hal pengendalian dan pengawasan

Lingkup manajemen operasional
1. Perancangan desain system produksi dan operasional
a. Seleksi serta perancangan desain produk
b. Seleksi serta perancangan proses dan peralatan
c. Pemilihan site dan lokasi perusahaan serta unit produksi
d. Rancangan tata letak serta arus kerja
e. Rancangan atau tugas pekerjaan
f. Strategi produksi dan operasional serta pemilihan kepastian

2. Pengoperasian system produksi dan operasional
a. Menyusun rencana produksi operasional
b. Perencanaan dan pengendalian atas persedian serta pengadaan bahan
c. Pemeliharaan utilitas mesin dan juga peralatan
d. Pengendalian atau mutu
e. Mamajemen sdm

Material handling adalah kegiatan mengangkat mengangkut dan meletakan bahan bahan dalam pabrik dimulai sejak bahan bahan masuk atau diterima dipabrik sampai pada saat barang jadi / produk dikeluarkan dari pabrik.
Manfaat handling
a. Menurunkan biaya
b. Menambah kapasitas
c. Memaksimalkan waktu dan meng efesienkan waktu

Peralatan yang biasa digunakan
a. Fixed path equipment
Adalah peralatan material handling yang sudah tetap digunakan dalam proses produksi dan tidak dapat digunakan untuk maksud lain. Contoh lemari besi
b. Varied path equifment
Adalah peralatan material handling yang sifatnya fleksibel dandi pergunakan untuk bermacam macam tujuan dan tidak khusus untuk mengangkut bahan bahan tertentu. Contoh: hantruk dan forklip

Konsep perlengkapan dan peralatan
Gudang secara umum
1. Konsep lay out gudang
2. Perlengkapan dan peralatan gudang

Lay out Adalah gambar system mengenai perlengkapan peralatan dan arus kerja untuk mempermudah karyawan dalam melakukan pekerjaan.

Konsep lay out dipokuskan untuk menghindari pekerjaan bolakbalik di dalam gudang dan menempatkan peralatan/perlengkapan sesuai dengan karakteristiknya.
Konsep play out secara umum dalam gudang harus terdapat:
a. Pintu masuk barang dan keluar barang
b. Tempat pengecekan barang yang diterima
c. Tempat penyimpanan barang dengan karakteristiknya
d. Tempat proses penyimpanan barang
e. Ruangan administrasi pergudangan
f. Armada pengiriman

Konsep ruang gudang
a. Atap
b. Dinding
c. Lantai
d. Pintu

3. Perlengkapan dan peralatan gudang
a. Signage ( papan petunjuk)
b. Rak
c. Palet
d. Hand pallet
e. Lampu
f. Pentilasi
g. Telekomunikas
h. Meja kerja
i. Pest control
j. Pemadam kebakaran
k. Alat alat kebersihan
l. Security dan alarm
m. Detector asap dan panas
n. Kartu stok

4. Peralatan menual gudang
a. Hand staeker
Adalah alat yang didesain khusus sebagai alat angkut dengan kapasitas berat untuk memindahkan sesuatu barang dari suatu tempat ketempat yang lain yang ber pungsi mempermudah para operator dalam bekerja.
b. Straddle steker

5. Hand palet
a. Hand palet roll
b. Hand palet selsort/ lifter
c. Pallet mover full elektrik
d. Hand pallet scale

Cari, Pilih, Tetapkan

Petunjuk teknis cara memperoleh modal usaha

Kridit berasal dari kata credere (yunani) yang artinya percaya
1. macam macam kridit
1. Kredit investasi kecil
Kredit jangka menengah/panjang yang diberikan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah guna membiayai modal untuk rehabilitasi peluasan usaha dan pendirian baru
2. Kredit modal kerja
Adlah kredit yang diberikan kepada perusahaan golongan ekonomi lemah untuk keperluan modal kerja untuk membeli bahan baku, bahan bantu, upah dll

2. persyaratan permohonan kredit
1. Pribumi
2. Perusahaan ekonomi lemah
3. Memiliki rencana usaha yg jelas
4. Ada ijin usaha
5. Tidak sedang menikmati kredit bank lain
6. Non pns
7. Tidak termasuk daftar hitam/ black list/ kredit macet di bank lain.

3. Cara memohon kredit
a. Diajukan kekantor cabang bank pelaksana
b. Mengisi folmulir dari bank yang bersangkutan
c. Memberikan keterangan lengkap dan jujurbmengenai keadaan keuangan dan usaha sipemohon

Dokumen yang di perlukan
a. Akta pendirian perusahaan dan ktp
b. Ijin usaha/ siup, ijin industry
c. NPWP
d. Neraca dan perincian/ rugi/ laba serta laporan aktivitas usaha
e. Proposal usaha

4. Tata cara pengelolaan permohonan kredit
a. Penelitian pendahuluan permohonan
1. Memenuhi persyaratan sebagai pemohon atau tidak
2. Pemohon kredit dapat dipercaya/ tidak
3. Apakah data pemohon lengkap/ tidak
4. Bagaimana kemampuan keuangan pemohon
5. Apakah perusahaannya di biayayai bank/tidak
6. Apakah pemohon termasuk daftar hitam/kredit macet

b. Wawancara
1. Kantor cabang bank pelaksana mengadakan wawancara dengan pemohon

c. Pemeriksaan
1. Pemeriksaan ketempat usaha /lokasi usaha pemohon

d. Informasi
1. Menggali informasi mengenai pemohon dari bank lain

e. Penilaian permohonan
1. Penilaian untuk menghadapi resiko kredit
a. Watak / karakter
b. Kemampuan
c. Modal
d. Kondisi
e. Jaminan

2. Analisa pemohon
a. Aspek umum
b. Aspek manajemen
c. Aspek pemasaran
d. Aspek teknik dan produksi/ pembelian
e. Aspek keuangan
f. Pemutusan ( wewenang pimpinan cabang)


5. Cari, pilih, tetapkan
1. Mencari tempat usaha yang strategis
a. Harus dengan tempat pemusatan para pembeli agar menjamin penyerahan barang yang nudah dan cepat
b. Harus dekat dengan pusat perdagangan dan keuangan agar pemasaran produk/ barang dagangan lebih berhasil dan terjamin

2. Memilih tempat usaha yang strategis
Tempat usaha strategis dipengaruhi oleh :
Corak barang yang disediakan,pelayanan, penyerahan barang dan kemudahan tranfortasinya.
a. Tempat usaha yang di inginkan
1. Letaknya strategis
2. Dekat dengan bahan baku
3. Dekat dengan pasar
4. Tenaga kerja mudah didapat
5. Biaya tranfortasi murah
6. Fasilitas pemerintah daerah mendukung
7. Fasilitas tenaga penggerak/ energy mudah didapat
8. Keadaan ekonomi konsumen didaerah tersebut cukup baik

b. Tempat usaha yang diinginkan pembeli
1. Adanya fasilitas parker yang luas
2. Fasilitas transfortasi mudah dan lancer

3. Menetapkan lokasi usaha yang strategis
a. Sangat menuntungkan
b. Dapat memuaskan langganan
c. Adanya kemudahan dalam segala hal
d. Memudahkan pemasaran dan penjualan barang dagangan

4. Masalah yang akan muncul setelah kita metetapkan usaha adalah.
a. Masalah biaya
b. Masalah pelayanan
c. Parker kendaraan
d. Keamanan
e. Populasi
f. Persaingan
g. Transfortasi
h. Keindahan
i. Tenaga kerja yang terampil
j. Arus pengunjung
k. Arus pembeli
l. Batas daerah perdagangan

Minggu, 04 Oktober 2015

Ranngkuman Materi Distribusi

1. Sistem manajemen gudang adalah pengelolaan dari aktivitas yang saling terkait dalam aktivitas penyimpanan barang sementara.

2. Beberapa aktivitas didalam gudang :
a. Adm
b. Penerimaan barang
c. penyimpanan barang
d. pengepakan barang ke tempat yang di tuju
e. pengeluaran
3. a. pengendalian operasional
b. pengendalian biaya
c. pengendalian personalia
4. admmerupakan sutradara dari sebalik operasional gudang, adm mengurusbdata data gudang seperti:
a. data pemesanan gudang
b. data persediaan
c. data pengeluaran
d. data permintaan
e. peramalan

5. pencatatn barang keluar masuk akan mempengaruhi beberapa hal sbb:
a. jumlah stok barang
b. klain pembayaran barang masuk dan keluar
c. dasar memesan barang

6. berikut adalah hal penting dalam penerimaan barang
a. buku pesanan barang dari gudang
b. bukti tanda barang diterima
c. cek bukti pemesanan barang dengan fisiknya
d. cek kadaluarsa dan kondisi barangnya
e. memastikan barang masuk kepenyimpanan

7. aktifitas operasional adalah kegiatan barang cek kadaluarsa, cek kesesuaian pesanan serta mamasukan barang ke penyimpanan



Rangkuman Materi pengendalian

1. Konsep pengendalian inventaris meliputi pemeliharaan bukti dokumentasi yang akurat dari penerimaan, penyimpanan dan pengiriman dari suatu fasilitas pergudangan dan penggunaan informasi yang dapat diambil dari catatan catatan tersebut.

2. Kartu catatan stok adalah alat pengendalian stok yang paling penting yang digunakan digudang.

3. Informasi yang harus diliputi pada kartu catatan stok termasuk:
a. Nomer refernsi untuk tiap jenis barang dapat berupa nomer bagian, kode kommponen, nommer catalog atau jenisnya
b. Uraian dari barang itu
c. Kode klasifikasi stok dari barang itu
d. Kode lokasi untuk posisi dari material yang releven dikomleks gudang
e. Perincian lengkap mengenai dikeluarkannnya tanda terima dari sisa barang stok (keseimbangan)

4. A. kemampuan untuk menunjukan secara akurat posisi stok pada saat ini dan sejarah pemasaran atau permintaan yang mendahuluinya.
b. kemampuan untuk menunjukan rincian dan pesanan pembelian atau pesanan kontrak dan pesanan yang masih belum diselesaikan
c. kemampuan menyediakan cukup banya informasi untuk meramalkan kebutuhan dimasa mendatang

5. Kartu bin
a. Nama produk, nomor catalog atau identitas lainnya
b. Uraian material
c. Kode, lokasi gudang dari material itu

6. Tahapan siklus produk
a. Tahap pendahuluan
b. Tahap pertumbuhan
c. Tahap dewasa
d. Tahap penghentian
e. Tahap tak terpakai

7. Klasifikasi inventaris
a. Kelompok pungsi : berdasarkan kegunaan atau pungsi yang dimaksudkan danmaterial
b. Kelompok produk : berdasarkan spesifikasi jenis nama merk atau nama dagang

Senin, 28 September 2015

Contoh Kesimpulan dan saran prakerin

4.1   Kesimpulan

Dengan diadakannya kegiatan prakerin penulis banyak memperoleh pengalaman dan pengetahuan dari seksi logistik bagian inventaris .Berdasarkan pengalaman dan pengetahuan tersebut penulis dapat menyimpulkan beberapa hal sebagai berikut:

v  Dengan melaksanakan pratek kerja industri saya dapat mengenal dunia kerja yang nyata sehingga penulis mempunyai gambaran dan kesiapan serta mental yang kuat untuk nanti menghadai dunia kerja yang persaingannya semakin ketat.

v  Dalam melaksanakan praktek kerja industri penulis dapat menerapkan atau mempraktekan teori yang diperoleh dari sekolah di tempat praktek kerja industri.

v  Kerja sama yang baik dan komunikasi yang baik menghasilkan kesuksesan jalannya pekerjaan.

 

4.2     SARAN

A. saran buat Inventaris

v  Agar dibuatkan atau disediakan gudang khusus untuk barang inventaris untuk menyimpan barang yang masih layak pakai sehingga tidak tercampur dengan barang yang sudah rusak

v  Perlu penambahan tenaga kerja untuk membantu mengangkut ngangkut barang atau merapikan barang, agar pekerjaan bisa ringan dan cepat selesai.

v  Supaya ada nomor induk barang agar lebih mudah dalam mendata barang.

 

B. Saran untuk sekolah

v  Tingkatkan kedisiplinan dan kebersihan di lingkungan sekolah agar sekolah menjadi lebih baik dan unggul

v  Lengkapi Fasilitas dengan sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan Belajar dan Mengajar seperti : Lab komputer,   Bahasa , Perpustakaan, lapangan dengan segala perlengkapannya  segera direalisasikan.